Kolam Susu

Oleh: Koes Plus

Bukan lautan hanya bak susu
Kail dan jalan cukup menghidupimu
Tiada angin kencang tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu

Bukan lautan hanya bak susu
Kail dan jala cukup menghidupmu
Tiada angin kencang tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu

Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan kerikil jadi tanaman
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkah kayu dan kerikil jadi tanaman

*****************************************************
Lagu Kolam Susu karya Koes Plus ini mengingatkan akan satu hal, bahwa negeri kita sangat kaya. Sebatang kayu yang ditancapkan kedalam tanahpun tumbuh menjadi tanaman, inilah tanah kiriman surga, bandingkan dengan mereka yang tinggal di tempat bersalju, hanya beberapa tanaman yang bisa tumbuh. Airnya pun di ibaratkan dengan bak susu, penuh dengan aneka macam ikan, diambil setiap hari oleh nelayan, tidak pernah habis, sumber makanan bisa dihasilkan sendiri dengan mudah, sumber energi minyak bumi dan kerikil bara berbagai tersimpan dibawah negeri ini, bahkan Indonesia gotong royong bisa hidup tanpa campur tangan negeri lain, justru negeri lain sangat takut akan kemandirian Indonesia.
Marilah kita bangun !!!, janganlah kekayaan negeri kita di kuasai dan diambil oleh bangsa asing
Ketika goresan pena ini saya buat (20 Januari 2013) masih berbagai saudara kita kena busung lapar dan hidup dibawah garis kemiskinan, bahkan untuk sekedar mencari makanan dari pagi hingga malam, hanya sepiring nasi mereka dapatkan, lalu kemanakah tanah surga dan bak susu milik negeri ini???
Janganlah kita mirip ayam terbelakang yang mati dilumbung padi.
Semoga karunia Allah yang di taruh di bumi Indonesia menjadi berkah bagi negeri ini dan bukan malah menjadi bencana. Amien

* bila ada salah kata atau salah ketik mohon koreksinya terima kasih

[ Kolam Susu Lagu Kenangan Kita, ada di ]